27 Jul 2009

MEMBENTUK KARAKTER PEMIMPIN


Kepemimpinan atau leadership biasa diartikan dengan proses menggerakkan sekumpulan orang kepada suatu tujuan yang telah ditetapkan. Dalam setiap kelompok manusia, kita dapat menemukan orang dengan kemampuan itu. Namun, bukan berarti dia adalah bakat alam yang tidak bisa dipelajari sama sekali. Kepemimpinan dapat di asah dan ditanamkan dalam diri sendiri sehingga menjadi karakter yang kuat.

Berikut ini beberapa faktor positif yang menjadi kualitas seorang leader :

1. KESANGGUPAN MENTAL.

Seorang pemimpin tidak mesti seseorang yang mempunyai kecerdasan yang luar biasa. Umumnya para pemimpin yang berhasil adalah tipe orang yang siap memikul tanggung jawab dan konsekuensi. Karakter ini menunjukkan kedewasaan dan kematangan seseorang. Ini dapat di lihat dari tingkah lakunya yang tidak bersifat kekanak-kanakan.

2. MINAT DAN KEMAMPUAN LUAS

Ia bukan seorang spesialais yang berpandangan sempit. Ia memiliki pemahaman yang luas, mempunyai kecerdasan yang beragam. Ia peka terhadap perubahan dan memiliki minat serius terhadap hal-hal baru. Banyak orang yang terlalu menikmati keadaan yang ada. Hal ini berbahaya bagi seorang leader. Sebab ketidaksiapan menghadapi perubahan yang sangat dinamis sering menyebabkan kegagalan.

3. MAHIR BERKOMUNIKASI
Tapi tidak semua orang mahir berkomunikasi dengan baik. Pesan yang baik dapat ditolak atau ditentang jika dikomunikasikan secara tidak tepat. Untuk itu dikenal istilah komunikasi persuasif, yaitu komunikasi yang bersifat mempengaruhi orang lain, sehingga bertindak sesuai dengan yang diharapkan komunikatornya. Agar bisa sukses, seorang leader harus trampil berkomunikasi dengan semua orang.

4. INTEGRITAS

Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai yang dikatakan. Integritas membuat pemimpin dapat dipercaya, dan AlQuran mengecam keras orang yang berbeda antara lisan dan perbuatannya.

5. OPTIMISME

Karakter pemimpin yang baik adalah pantang menyerah dan teguh pendirian. Dia mempunyai keinginan yang kuat untuk mencapai sesuatu. Seorang pemimpin selalu menemukan motivasi, meskipun pada saat - saat yang kritis. Hal ini sangat dominan pengaruhnya terhadap kemajuan kelompok. Optimisme ibarat virus, mudah menyebar dan gampang ditularkan.

6. KETERAMPILAN SOSIAL

Kepemimpinan pada dasarnya berarti memperoleh sesuatu melalui orang lain, hal ini menunjukkan secara jelas bahwa seorang pemimpin yang berhasil harus menyandarkan dirinya pada keterampilan sosial. Dia mesti harus peka terhadap perasaan dan sikap manusia. Pada saat ini kecerdasan yang demikian disebut dengan kecerdasan emosi atau emotional question ( EQ ) .

7. KEMAMPUAN ADMINISTRATIF

Keterampilan administratif yang dibutuhkan misalnya: perencanaan, kontrol, evaluasi, memecahkan masalah, mendelegasikan tugas dan lain-lain. Semua itu adalah keterampilan yang harus dijadikan dasar seorang pemimpin melebihi dari keterampilan-keterampilan teknis. *** ar-risalah ed 97, 1430 h


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar